Cerita Birahi Sex Permainan Liar Gadis Kaya


birahisex.com situs web yang memberikan sajian cerita dewasa 18+, Cerita Sex Terbaru, Cerita Mesum Terhangat, Cerita Dewasa Ngentot, Foto Bugil Terbaru, Foto Sex Tante, ABG, Memek Secara Terupdate dan selalu baru | Cerita Birahi Sex Permainan Liar Gadis Kaya

Hallo gaes, kembali admin birahisex.com menghadirkan cerita sex pengalaman pribadi dari kiriman-kiriman pembaca. Admin birahisex.com tentunya akan selalu menghadirkan cerita sex yang selalu terbaru dan terupdate. Bagi pembaca sekalian yang mempuyai pengalaman pribadi dan ingin pengalamannya ditulis di birahisex.com bisa mengirimkan ceritanya lewat email : sexbirahi@gmail.com.

Sungguh ini adalah pengalaman sex yang kualami tanpa kusengaja dan sangat mengesankan hingga sampai sekrang pun aku maish mengingatnya dan kutilskan dalam cerita ini. Ini adalah kisah yang bener-bener aku alami kurang lebih 3 tahun yang lalu saat aku melakukan perjalanan kebandung.

Cerita Birahi Sex Permainan Liar Gadis Kaya

Cerita Sex HOT, Cerita Mesum HOT, Cerita HOT Ngentot, Cerita Sex Ngentot, Cerita Sex Mesum

Panggil saja namaku Johan, aku bekerja disalah satu perusahaan asing terkenal di jawatimur. Naaah saat itu aku ditugaskan oleh kantor untuk mengikuti seminar dibandung selama seminggu. Karena jarak yang cukup jauh, maka kupustuskan unutk naik kereta api saja karena kupikir kereta apilah sarana yang paling nyaman. Saat perjalanan, setelah capek bermain HP, aku pun tidur dengan nyenyaknya. Kurasa aku tidur cukup lama sekali, sampai-sampai aku terbangun kereta api masih berjalan dan tanpa kusadari ternyata bangku sebelahku yang tadi kosong sekarang sudah ada yang mendudukinya. Yang ternyata juga adalah seorang wanita cantik. Setelah nyawaku terkukmpul semua, aku pun basa-basi dengan wanita cantik disebelahku itu.

“ Siang Mbak???” sapaku

“Siang juga mas” jawabnya

Sedikit gambaran wanita cantik disebelahku ini wajahnya sangat manis sekal dan badannya sangat molek, badannya gak langsing banget dan juga gak gemukl banget, paasss untuk seleraku. Dia berkulit putih bersih dan mulus, hidungnya agak mancung dengan alis yang tebal dan bibirnya tipis sangat seksi sekali. Dia juga mempunyai toket cukup montok yang kulihat dibalik bajunya, ukurannya sekitar 36B. kulihat toketnya sangat kencang, kenyal dan indah sekali dibalik baju putih yang dia kenakan.Setelah percakapan kecil tadi aku pun menghabiskan waktu perjalanan dengan membaca majalah bola. Dan mengetahui aku membaca majalah bola itu, wanita cantik itu pun menegurku,

“Baca majalah bola ya mas, pasti mas suka bola ya??? ” tanyanya

“Iya mbak, kalau dengan bola aku memang suka banget. Memangnya kenapa mbak??? Mbak juga seneng bola juga ya???” tanyaku balik

Akhirnya selama perjalanan kami pun banyak ngobrol ngalor ngidul tentang sepak bola. Sebelum akhinrya,

“Oooohhh…ya sampai lupa, namaku Johan mbak, nama mbak siapa??? Ujarku

“Aku Melan mas, eeehh mas ini mau perjalanan kemana???” tanya Melan

“Kebandung mbak, mbak sendiri???

“Sama mas, aku juga mau kebandung. Lha mas dibandung kerja apa???” tanyanya

“Aku ke bandung mau seminar dikantor Louyer perusahaanku mbak” jawabku

Akhinrya kami pun teribat obrolan panjang yang semakin lama semakin seru yang membuat kita semakin dekat. Setelah kukira kita semkain dekat, kuajak Melan untuk akhir minggu ini keluar jalan-jalan di bandung. Dan tanpa kuduga, Melan pun menerima tawaranku. Setengah jam kemudian, sampailah sampailah kita distasiun, dan kita pun turun ditempat yang sama. Cerita Sex Dewasa

“Mas udah ada yang jemput?? kalau belom ada yang jemput, bareng aku aja gimana mas?? Nanti kuantarkan mas sampai tujuan deh” kata Melan

“Gak ada yang jemput mbak, mau naik taksi aja, gak mau ngerepotin mbak Melan” balasku

“Udah daripada naik taksi, bareng aku aja mas, nanti mas kasih alamatnya biar diantar supirku sampai tujuan mas” ujar Melan

Kupikir bener juga, daripada naik taksi bayar, mending bareng sama Melan, selain gratis aku juga bisa memandangi wajahnya yang cantik dan juga tubuh moleknya. Akhirnya aku setuju dengan ajakan Melan. Aku pun masuk mobil Melan dan aku diantarkan sampai kostku di bandung. Setengah jam perjalanan, sampailah aku dikost. Selama perjalanan menuju kostku tadi aku sudah bertukar nomer telpon dengan Melan.

“Thank’s ya Mel, sudah kamu anterin. Sampai ketemu besok yaaa, besok aku akan telpon kamu” ujarku

“Sama-sama mas, aku tunggu telpon dari kamu” balasnya

Sampai dikost, aku langsung mandi dan langsung istirahat. Mungkin saking lelahnya aku, hingga aku tertidur sangat lama sekali hingga aku bangun ternyata sudah pagi. Kemudian aku mandi dan aku langsung bergegas kekantor. Selesai seminar dikantor bandung, aku langsung teringat dengan Melan, dan tanpa menunggu lama lagi, aku langsung menelponnya.

“Hallo, bisa bicara dengan Melan”

“Maaf ini dari siapa???” tanya sebuah suara wanita

“Ini Johan, teman Melan dari jawatimur” ucapku

“Oooohh…mas Johan… gimana kabar nya mas?? dan gimana acara malam ini???” kata Melan

“Sekarang aku udah siap jemput kamu Mel” kataku

“Ya langsung aja mas kalau gitu” balas Melan

Tanpa menunggu lama, aku langsung meluncur kerumah Melan. Gilaaaaa, ternyata Melan snagat kaya sekali. Rumahnya besar dan dirumahnya banyak mobil mewah.

“Kamu malam ini beda sekali Mel, kamu terlihat lebih sederhana dan snagat canitk sekali” ujarku

“Aaahhh. . .biasa aja kok mas, ya emang begini aku ini mas” balas Melan merendah

“Gitu-gitu juga bikin pusing aku Mel” kataku menggoda

“Mas Johan juga paling bisa deh, kemarin katanya karyawan biasa, kok mobilnya mercy baru gitu” balas Melan sambil mencubit lenganku

“Ooohhh…ini mobil dinas kok Mel” ucapku

“Aaahh…mas ini bisa aja, masak mobil dinas mercy baru gitu sih” ujar Melan sambil mencubitku lagi

Malam itu kami kerestoran mewah dan selesai makan kami langsung menuju ke club,

“Mas… kalo Melan minum banyak, gak papa kan??” tanya Melan

“Untuk kesehatan sih jangan Mel, tapi kalau sekali-sekali terserah kamu saja, masak aku melarang, nanti kamu bilang emangnya kamu siapa ngelarang-larang aku gitu” jawabku sambil tersenyum

“Maksudku mas Johan gak papa gitu kan kalo ngeliat Melan minum banyak” tanaynya lagi

“Aku sih oke-Oke aja Mel, aku termasuk cowok yang gak banyak ngatur dan possesive gitu, yang penting gak boleh rese ya!” jawabku sambil kupegang dan belai kepalanya

“Kalo gitu kita minum tequila aja” ujar Melan

“Wadoh ampun deh, kalo minum itu, nanti kalau aku juga tepar terus yangvmau nganter siapa???” tanyaku

“Ya kita nggak usah pulang, kita nginep aja dihotel sebelah” kata Melan

“Whaatt??? kamu serius Mel???”

“Serius donk, kenapa sih kok kamu belum ngerti juga kalo aku dari kemarin dikereta udah memperhatikan kamu” ucap Melan sambil menggalayut ketubuhku

Ugghhh mati deh aku, disosor sama wanita cantik yang usianya lumayan jauh dibawahku.

“Ya kalo kamu bilang gitu aku ikut aja deehh, tapi kamu gak nyesel dan emang sadar kan ambil keputusan ini” ucapku sekali lagi untuk meyakinkan diriku sendiri

“Yes darling, I’ve decided and never regret” kata Melan sambil memelukku dengan sebelah tangannya

Dan malam itu aku minum mungkin sekitar 15 gelas kecil tequila dan Melan menenggak kurang lebih 8 gelas. Dan sekrang kami berdua sudah mulai tinggi karena kebanyakan minum.

“Mell, pulang yook, mumpung aku masih bisa nyetir niih” ajakku

“Iya deh yook pulang aja, biar bisa lama berduaan sama mas Johan” jawab Melan manja

Didalam mobil Melan sudah tidak bisa menahan diri lagi.

“Mas, Melan gak tahan nih”

“Kamu pengen muntah ya??” tanyaku

“Bukan.. bukan itu, tapi itu tuh, gak tahan itu” tangannya dengan jahil menunjuk-nujuk kepangkal pahaku

“Melan buka ya mas” ujarnya dan tanpa menunggu aba-aba, tangannya segera menggerayangi reitsleting celanku dan mengeluarkan k0ntolku yang masih setengah tidur

Perlahan tapi pasti, dilahapnya seluruh k0ntolku kedalam mulutnya yang seksi. Dimainkannya kepala k0ntolku dengan lidahnya. Kurasakan k0ntolku semakin lama semakin mengeras.

“Mell, gimana niiih sekarang, kamu tanggung jawab lho yaaa” ucapku memancingnya

“Yaudah deh cari hotel aja mas” balas Melan sambil terus mengocok batang k0ntolku dan dengan tangan satunya dia meremasi toketnya sendiri.

Akhinrya tak lama kemudian kita sampai dihotel mewah pinggiran kota bandung. Kami berdua naik kekamar sudah sedikit sempoyongan tapi ditegak-tegakkan supaya kelihatannya sehat. Setibanya didalam kamar Melan menyempatkan menelepon adiknya.

“Deek, ini aku nginep dihotel “99” bilangin papah ya”

Begitu aku datang dari kamar mandi dengan menggunakan handuk saja, aku langsung ditubruk dan handuknya langsung ditarik oleh Melan sambil menciumi dada, perut dan sekujur tubuhku, Melan dengan cepat juga melepas bajunya dan melemparkannya kelantai. Begitu terlepas BH yang menutupi toketnya yang padat itu, terlihat toketnya yang putih padat dengan putting susunya yang kulihat kecil mencuat karena terangsang.

Disambarnya k0ntolku yang sudah tegang karena melihat keganasan dan kemolekan tubuh Melan tyang indah itu. Sambil menaik-turunkan mulutnya mengikuti panjangnya k0ntolku, tangan kanan Melan mengusap dan mempermainkan itil disekitar bulu memeknya sendiri, serta sesekali terdengar erangan dari mulutnya yang terus menghisap k0ntolku.

Capek dengan kegiatannya, Melan menjatuhkan tubuhnya ketempat tidur sambil mengangkat kedua kakinya ke atas. Tangan kirinya membelai jembut m3meknya sendiri dan tangan kanannya memainkan itilnya. Kulihat Melan seperti itu, langsung aku ikut membelai jembutnya yang sangat halus. Kujilat putting susunya yang menonjol kecil namun keras itu, kujelajahi perutnya yang kencang, kumainkan ujung lidahku dipusarnya yang membuat Melan terus mendesah keenakan,

“Eeegghh…Uuuuhh…” Langsung kuhujamkan ujung lidahku kelubang mem3knya yang sudah basah dan merekah. Dengan kedua jempolku, kudorong keatas lipatan itilnya, kupermainkan ujung lidahku disekitar itilnya,

“Uuuhh…Eegghh…Aaaahh…” Desah Melan

Karena aku sudah tidak tahan lagi, langsung saja kumasukan batang k0ntolku yang dari tadi sudah sangat keras. Dan ternyata basahnya mem3k Melan tidak mengakibatkan rasa licin sama sekali, karena lubang mem3knya masih terasa sempit dan sulit kutembus. Begitu terasa seluruh batang k0ntolku masuk didalam lubang mem3knya, perlahan kupompa keluar masuk lubang nikmat itu. Belum terlalu lama aku memompa mem3k Melan, tiba-tiba,

“Aaahh…Ooouuhh…” desah Melan, yang ternyata dia mengalami orgasme

Kupercepat gerakan dan desahan Melan semakin liar, kemudian kuhentikan dengan tiba-tiba sambil menekan dan menusukkan batang k0ntolku sedalam-dalamnya kelubang m3meknya.

“Oooohhhh…Ooouuuhhhh…Ooohhh.. that was so nice darling, let’s make another” celoteh Melan

Kemudian kubalikkan tubuh Melan telungkup ketempat tidur dan dari belakang kupompa lagi keluar masuk lubang mem3knya yang peret, kurebahkan tubuhku menempel kepunggung Melan dan kugerakkan pinggulku secepat-cepatnya.

“Uuuuhhh…Uuuuhhh…Uuuuhhh…Uuuhhhh…Enak bangeet maass…Aaahh…” teriak melan lagi karena orgasme yang keduanya.

Namun kali ini aku tidak berhenti, karena aku juga sudah merasakan denyutan kencang disekujur k0ntolku yang semakin memuncak. Dan dengan kecepatan penuh kupompa k0ntolku keluar masuk lubang mem3k Melan. Diiringi desahan, celotehan dan erangan Melann yang semakin lama semakin liar. Akhirnya aku juga mencapai kenikmatanku. “Crrroootttt…Croooootttt…Crooootttt…” pejuhku menyemprot dinding rahim Melan. Dan kemudian tubuhku lemas sekali dan kita pun tertidur dengan tubuh telanjang.

Esok harinya karena hari minggu, aku tak resah untuk bangun pagi. Apalagi sekarang aku sedang menginap dihotel dengan Melan. Waktu bangun kulihat jam dimeja samping tempat tidur, eh baru jam 8 pagi. Kepala masih nyut-nyutan dan kamar masih gelap sekali, namun aku tetap bangun dan kekamar mandi. Setelah sikat gigi, aku langsung kembali ketempat tidur lagi dan masuk kebalik selimut.

“Eeemm…mas kok pagi-pagi sudah bangun sih. Uugghh…tangan kamu tuh dingin, jangan nempel-nempel dong” ucap Melan

Tak kuhiraukan protesan Melan, aku tetap menempelkan tubuhku ketubuh Melan yang juga telanjang bulat. Dari belakang kupeluk tubuhnya yang padat berisi, dengan tangan kananku, kuraba buah dadanya yang menonjol. Kumainkan jari-jariku disekitar putting susunya yang kurasa menonjol kecil. Kurasakan tubuh Melan agak menggeliat namun kemudian diam kembali. Kulanjutkan lagi rabaanku kedaerah perut menuju jembutnya. Perlahan kuusap-usap jembutnya dan dibalik jembutnya kuraba dan mainkan itil Melan.

“Eeemm…Eegghh…Mas…Uuuhh…Mas…ya itu disitu enak mas…terus ya…” ucap Melan

Tanpa terasa, k0ntolku mulai mengeras lagi. Tak pikir lama lagi, langsung kutempelkan pinggulku kepantat Melan. Terasa k0ntolku tepat dibelahan pantat Melan. Tanganku tetap kumainkan didaerah mem3knya dan bisa kurasakan mem3knya mulai basah. Segera kuarahkan ujung k0ntolku keliang m3mek Melan.

“Aaaaggghh…” erang Melan ketika kepala k0ntolku sedikit memaksa menusuk ke lubang mem3knya

Kupompa k0ntolku sampai akhirnya,

“Aaaaakkkkhh…” erang Melan yang rupanya dia sudah sampai

Melan melepas k0ntolku dari lubang m3meknya dan meminta aku untuk tidur terlentang. Kemudian dengan perlahan, Melan naik keatas badanku dan mulai memasukkan k0ntolku yang tadinya sudah hampir mencapai puncaknya. Melan menghadap kearahku, sehingga terlihat wajahnya yang cantik serta toketnya yang menonjol besar. Pinggang Melan bergoyang meliuk-liuk menimbulkan rasa sangat nikmat dan ngilu disepanjang k0ntolku yang terjepit erat di m3mek Melan. Kuraih toket montok Melan dan aku meremasinya.

“Oooouuhh…yes…Ooohhh…yes…yah terus mas…Oouhh nikmat banget maass…” desah Melan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya secara membabi buta.

Rambut panjangnya kulihat menyabet kekanan dan kekiri. Dan tak lama kemudian kami pun mencapai puncak secara bersamaan. Begitulah kisahku bersama Melan dan sejak saat itu aku sering melakukan hubungan sex yang melelahkan sekaligus menyenangkan dengan Melan. Cerita Sex, Cerita Mesum, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Mesum, Cerita Sex Ngentot