Cerita Birahi Sex Cinta Lama


birahisex.com situs web yang memberikan sajian cerita dewasa 18+, Cerita Sex Terbaru, Cerita Mesum Terhangat, Cerita Dewasa Ngentot, Foto Bugil Terbaru, Foto Sex Tante, ABG, Memek Secara Terupdate dan selalu baru | Cerita Birahi Sex Cinta Lama

Hallo gaes, kembali admin birahisex.com menghadirkan cerita sex pengalaman pribadi dari kiriman-kiriman pembaca. Admin birahisex.com tentunya akan selalu menghadirkan cerita sex yang selalu terbaru dan terupdate. Bagi pembaca sekalian yang mempuyai pengalaman pribadi dan ingin pengalamannya ditulis di birahisex.com bisa mengirimkan ceritanya lewat email : sexbirahi@gmail.com.

Sebut saja namanya Kety, dia adalah teman SMA ku dulu. Dia sangat cantik dan sangat menawan. Dulu memang kami pernah saling suka, namun karena kebodohanku, jadi kita tak sampai berpacaran. Sejak lulus SMA aku dan Kety sudha gak pernah ketemu sama sekali. Dan setelah kita saling tau kalau kita sudah berpisah dari pasangan kami masing-masing, keinginan kita untuk saling bertemu sangat besar. Mungkin karena rasa saling suka kita dulu dan kita juga banyak kecocokan maka keinginan untuk bertemu itu sangat besar. Kety juga sering bercerita tentang kehidupannya begitu juga sebaliknya aku7, yang menjadikan kita sudah saling mengerti apa kebiasaan dan apa yang kita sukai.

Cerita Birahi Sex Cinta Lama

Cerita Sex Asmara, Cerita Sex Birahi, Cerita Sex HOT, Cerita Mesum Birahi, Cerita Sex Terbaru

Hingga suatu hari, Kety menelponku dan menyuruhku untuk kekantornya. Karena hari itu aku libur kerja, maka aku-pun segera mandi dan berdandan rapid an langsung meluncur kekantor Kety yang berada dibogor. Karena hari itu hari sabtu, maka sebagian besar kantor dibandung kebanyakan tutup karena libur. Kantor Kety juga masuk namun hanya setengah hari saja dan hanya beberapa karyawan saja. Sesampainya aku dikantor Kety, suasana sudah sangat sepi dan ketika aku sampai dikantornya, Kety sendirilah yang membukakan pintu dan menyambutku penuh semangat. Begitupun aku yang terpana melihat kecantikan Kety yang tak berubah sejak SMA dan malah bisa dikatakan lebiih cantik sekarang dan lebih menggairahkan.

Harin itu Kety menggunakan blazer hitam dan juga rok mini hitam sangat ketat dan sepatu high hils yang memperlihatkan kakinya yang jenjang yang putih mulus tanpa goresan apapun itu. Sejak SMA kulit Kety tidak berubah, sangat putih mulus, halus dan sangat terawat. Tubuhnya juga seksi dengan pinggangnya yang ramping.

“Aku bereskan dulu kerjaanku yaaa, setelah itu kita jalan” ujar Kety sambil mengajakku masuk kedalam ruangannya

Kemudian Kety duduk dikursinya sambil membereskan kerjaannya dilayar komputer.

“AKu pijitin yaaah, biar kamu agak rileks” kataku sambil menuju kebelakang kursinya dan mulai memijit pundaknya

“Hhhmmm……Enaknya pijitan kamu Rick…Udah lama gak ngerasain pijitan kamu… aku kangen sama pijitan lembutmu Rick” balas Kety dengan nada manja

“Kangen sama bibirku juga gak Ket???” bisikku ditelinga Kety yang bersamaan dengan itu kucium kupingnya yang membuat Kety langsung menggeliat, apalagi saat kusingkap leher blazernya dan ciumanku menjalar keleher yang mulus.

Aroma tubuh Kety yang sekian lama terlupakan sekarang kurasakan lagi setelah sekian lama tak berjumpa dengannya.

“Eeesshh…kamu gak berubah yaaa Rick” rintih Kety kenikmatan sambil mematikan komputernya.

“Kayaknya kita gak perlu keluar dari sini deh…sebentar ya, aku kunci dulu pintu depannya” tambahnya lagi

Cukup lama Kety mengunci pintu depan dan saat balik keruang kerjanya, mataku terbelalak melihat Kety hanya tinggal mengenakan blazer hitamnya yang terkancing seadanya tanpa apa-apa lagi didalamnya. Tanpa bicara, Kety langsung menggandengku menuju ruang meeting kecil yang hanya berisi meja bulat dan beberapa kursi saja.

“Aku kangen melihat tubuhmu” ujar Kety

Sementara aku buka semua pakaianku, Kety mendekatiku dan tiba-tiba melumat bibirku yang langsung kusambut dengan meneroboskan lidahku dan menari-nari didalam mulutnya sambil sesekali mengulum lidahnya. Begitu aku telanjang bulat, Kety meyuruhku duduk di kursi meeting, sementara dia ambil posisi berdiri dihadapanku sambil pelan-pelan membuka kancing blazernya dengan gaya erotis.

Setelah itu, disingkapnya masing-masing kesamping sehingga muncullah pemandangan yang sangat indah. Payudaranya yang ranum, bulat, dan padat dengan putting susunya yang merah muda itu nampak mencuat menantang, apalagi dengan tubuhnya yang makin basah oleh keringat sehingga kulitnya yang mulus makin berkilat. Belum lagi aku terkagum-kagum melihatnya, Kety langsung duduk dipangkuanku dengan mengangkangkan pahanya bertumpu di pegangan tangan kursiku sehingga posisi buah dadanya tepat persis di mukaku. Cerita Sex Terbaru

“Sudah lama kamu gak menyantap susuku, ayo dong isep Rick” goda Kety sambil meneruskan melepas blazernya dan menaruh kedua tangannya keatas senderan kursiku dan menyodorkan dadanya hingga kepalaku terbenam diantara dua bukitnya yang kenyal itu.

K0ntolku mulai berdiri lagi dengan perlakuannya ini, apalagi aku bebas menghirup aroma tubunya yang bercampur antara parfum dan keringatnya itu. Muncul ideku untuk bermain-main dulu dengan menciumi lehernya yang jenjang dan terus ke belakang telinganya. Kety menggeliat kegelian dan membuat hidung dan bibirku menjalar keketiaknya yang halus bersih itu. Setelah sebelumnya menelusuri lengannya yang lembut. Disitu kuciumi sepuas-puasnya dan kujilat-jilat seputar ketiaknya yang merupakan salah satu kesukaannyaa juga. Kegeliannya membuat kepala Kety menengadah kebelakang sehingga buah dadanya siap dilumat dengan mulutku yang makin liar.

Kujilati mulai dari bawah payudaranya, terus kesamping dan berlama-lama diseputar putting susunya yang semakin mengeras. Kety yang gak sabar, mendorong putting susunya kemulutku yang langsung kusambut dengan jilatan panjang, gigitan kecil dan kemotan-kemotan halus diputing susunya itu. Tubuhnya semakin menggelinjang saat tanganku juga beraksi mengusap-usap selangkangannya yang ternyata sudah basah dari tadi.

Jariku mulai menyusup ke memeknya dan kugosok-gosok klitorisnya. Gak cuma itu saja, jari-jariku-pun menerobos masuk kedalam mem3knya yang terbuka bebas dengan gerakan maju-mundur yang semakin lama makin cepat dan,

“Aaaaaggh..sudah donk Rick…..Sudaah…” Erang Kety yang badannya mengejang sambil mendekap erat mukaku di toketnya sampai aku sulit bernafas

Sementara jariku merasakan hangatnya cairan dari mem3knya. Rupanya Kety baru saja mencapai orgasmenya dengan posisi kedua pahanya yang masih mengangkang dan masing-masing bertumpu pada sandaran tangan kursiku. Kemudian tubuhnya kuangkat dari kursi dan kurebahkan dimeja bulat didepanku dengan posisi kedua kakinya, dari batas lutut menjuntai kebawah, agar Kety bisa beristirahat sebentar mengembalikan tenaganya.

Sementara beristirahat, aku yang duduk kembali dikursi mengangkat kedua kakinya, melepas sepatu tingginya dan menaruh dipangkuanku sambil kupijat lembut dari ujung kaki hingga betisnya. Kupandang sejenak kakinya yang bener-bener mulus bersih dengan jari-jari kakinya yang rapi dan tanpa kutek itu serta betisnya yang ramping berisi.

Kety menikmati sekali pijatanku, bahkan waktu kugantikan tugas tanganku dengan bibirku yang menelusuri seluruh permukaan kulit kakinya.

“Aaaawwwhhh..sshh,..geli sayang…” rintih Kety lagi namun tetap pasrah menyerahkan kakinya untuk kuciumi dan kujilati dari mulai tumit, telapak kaki hingga jari-jari kakinya.

Selain kumainkan lidahku, gak lupa kukemot satu persatu jari kakinya yang kutahu paling dia suka. Kety menikmati sekali permainanku ini sampai posisi kedua kakinya jadi tak beraturan karena menahan geli dan nikmat. Walaupun kedua kakinya masih kuciumi, pahanya mulai terbuka sedikit, sehingga satu tanganku bisa bebas menjamah kemulusan paha dan selangkangannya.

Puas dengan kakinya, kulanjutkan ciumanku keatas menelusuri betisnya yang indah, bagian dalam lutut, dan pahanya. Sempat kukecup-kecup lembut kedua paha dalamnya sambil tanganku terus menjelajah ke memeknya. Kety menggelinjang, Namun tanpa sadar malah memajukan duduknya kepinggir meja dan kedua kakinya dikangkangkan kemasing-masing ujung meja hingga selangkangannya semakin terbuka lebar membuatku semakin bernafsu. Tanpa tunggu lagi, kupindahkan mulutku ke memeknya yang sudah basah dan kedua tanganku menjamah toket montoknya.

Jilatan-jilatan dan isepan-isepanku di memeknya inilah yang paling Kety sukai. Dari menyusuri bibir memeknya, kemudian kuarahkan lidahku ke itilnya dan kumainkan dengan ujung lidahku hingga Kety mengerang hebat. Gak cuma itu saja, itilnya tak luput juga dari kuluman bibirku yang kubarengi dengan liukan lidahku yang makin liar.

“Mas, kencengin lidahnya mas……” pinta Kety sambil tangannya tiba-tiba menekan kepalaku lebih dalam. Aku tahu maksud yang Kety minta, lidahku dikerasin seolah k0ntol dan ditarik maju-mundur keliang memeknya.

Kety meronta-ronta, apalagi saat itilnya kujilat berulang-ulang kemudian kujulurkan lebih dalam menembus liang mem3knya bersamaan dengan semakin cepatnya gerakan maju-mundur pinngul Kety, dan “Aaghh..Aaagh…” tubuhnya melengkung dan mengejang.

Kepalanya direbahkan kebelakang dan kedua pahanya dirapatkan sehingga menjepit kepalaku yang masih berada diselangkangannya sambil tangannya terus menekan kencang. Tanpa istirahat lagi dengan cepat aku berdiri dari kursi kemudian mengangkat kedua kakinya tinggi keatas dan kutumpangkan masing-masing dipundakku, sehingga posisi k0ntolku tepat berada didepan liang memeknya yang persis berada di pinggir meja.

“Ooouuuuhhhhh……” teriak Kety saat k0ntolku yang tegak keras masuk lurus keliang memeknya.

Langsung kugerakkan maju-mundur pinggulku yang membuat Kety menjerit-jerit kecil karena menahan geli, setelah mencapai orgasme sebelumnya. Pinggulnya diputar-putarkan mengimbagi gerakan k0ntolku yang semakin lama semakin cepat bergerak maju-mundur. Kety semakin pasrah waktu pergelangan kakinya kupegang dan kukangkangkan kesamping sambil terus menggenjot memeknya. Baru sebentar Kety gak tahan dan lebih memilih melingkarkan kakinya kepinggangku sambil terus menggoyang-goyang pinggulnya.

Kesempatan ini kupergunakan dengan merapatkan badanku ketubuhnya yang indah itu dan dengan tak henti menggenjot memeknya, bibir dan tanganku ikut bekerja. Tanganku meremas gundukan toketnya yang ranum dan bibirku merajalela diwajah dan lehernya. K0ntolku menghujam semakin cepat keliang memeknya. Kedua tanganku kemudian menahan kedua tangannya dan bibirku kuturunkan keputing susunya untuk kujilat dan kulumat habis-habisan yang membuat Kety “Aaagghh……” reriak Kety dan aku hampir bersamaan.

Kedua tubuh telanjang kami sama-sama menegang. Kedua kaki Kety kencang sekali menghimpit pinggangku dan tangannya beralih menekan kepalaku ketoketnya. Kami sama-sama terdiam beberapa saat menikmati ledakan yang luar biasa. Keringat mengucur deras membasahi meja meeting itu walaupun AC terasa dingin.

Kulepaskan tubuhku kemudian sambil memandangi tubuh Kety yang indah mulus itu terlentang di atas meja. Tampangnya yang sensual itu masih tersenyum kepuasan dan membuatku gemas. Kemudian aku mulai lagi menjelajahi seluruh lekuk liku tubuhnya dengan jilatan-jilatan nakal, Kety cuma bisa menggelinjang pasrah dan dengan manja berkata lagi, “Coba deh kamu tiap hari kekantorku”.

Hari itu kita habiskan permainan kita diakntor Kety hingga kami tak mneghitung berpaa kali sudah spermaku muncrat dalam rahim Kety. Semakin lama permainan kita semakin ganas dan liar. Tak dirasa hari itu kami bermain sampai larut malam sebelum akhirnya kuputuskan untuk mengajak pulang Kety.

Setelah hari itu, kami jadi sering berjanjian untuk bertemu dan saling memuaskan kembali. Aku snagat merasa puas, begitu juga Kety yang puas dengan permainanku. Hubungan kami terus berlanjut hingga sekarang kami sudah menikah dan mempunyai seorang anak laki-laki. Cerita Sex, Cerita Mesum, Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Mesum, Cerita Sex Ngentot